akhir tahun………
Friday, December 29th, 2006kagak ngaruh,,,,
kagak ngaruh,,,,
Setelah beberapa kali bikin blog dengan isi-isi yang gak penting akhirnya jo dapet inspirasi buat bikin blog yang memang bakal punya manfaat.
Buat temen-temen yang pengen liat ato mungkin ngomentari isi blog ajo silahkan kunjungi :
http://ajojo.blogspot.com
semoga blog kali ini bermanfaat,, amin…..
Linux adalah sebuah sistem operasi yang sangat mirip
dengan sistem-sistem UNIX, karena memang tujuan utama rancangan
dari proyek Linux adalah UNIX compatible. Sejarah Linux dimulai
pada tahun 1991, ketika mahasiswa Universitas Helsinki,
Finlandia bernama Linus Benedict Torvalds menulis Linux, sebuah
kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam
kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC.
Pada awal perkembangannya, kode sumber
(source code)
Linux disediakan secara bebas melalui internet.
Hasilnya, pengembangan Linux
merupakan kolaborasi para pengguna dari seluruh dunia, semuanya
dilakukan secara eksklusif melalui internet. Bermula dari
kernel awal yang hanya mengimplementasikan subset kecil dari
sistem UNIX, kini sistem Linux telah tumbuh sehingga mampu
memasukkan banyak fungsi UNIX.
Kernel Linux berbeda dengan sistem Linux. Kernel Linux
merupakan sebuah perangkat lunak orisinil yang dibuat oleh
komunitas Linux, sedangkan sistem Linux, yang dikenal saat ini,
mengandung banyak komponen yang dibuat sendiri atau dipinjam
dari proyek pengembangan lain.
Kernel Linux pertama yang dipublikasikan adalah versi 0.01,
pada tanggal 14 Maret 1991. Sistem berkas yang didukung
hanya sistem berkas Minix. Kernel pertama dibuat berdasarkan
kerangka Minix (sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy
Tanenbaum). Tetapi, kernel tersebut sudah mengimplementasi
proses UNIX secara tepat.
Pada tanggal 14 Maret 1994 dirilis versi 1.0, yang
merupakan tonggak sejarah Linux. Versi ini adalah kulminasi
dari tiga tahun perkembangan yang cepat dari kernel Linux.
Fitur baru terbesar yang disediakan adalah jaringan. Versi 1.0
mampu mendukung protokol standar jaringan TCP/IP. Kernel 1.0
juga memiliki sistem berkas yang lebih baik tanpa
batasan-batasan sistem berkas Minix. Sejumlah dukungan perangkat keras
ekstra juga dimasukkan ke dalam rilis ini. Dukungan perangkat keras
telah berkembang termasuk diantaranya floppy-disk, CD-ROM,
sound card, berbagai mouse, dan keyboard internasional.
Dukungan juga diberikan terhadap modul kernel yang
loadable dan
unloadable secara dinamis.
Satu tahun kemudian dirilis kernel versi 1.2.
Kernel ini mendukung variasi perangkat keras yang lebih
luas. Pengembang telah memperbaharui networking stack untuk
menyediakan support bagi protokol IPX, dan membuat implementasi
IP lebih lengkap dengan memberikan fungsi accounting dan
firewalling. Kernel 1.2 ini merupakan kernel Linux terakhir
yang PC-only. Konsentrasi lebih diberikan pada dukungan
perangkat keras dan memperbanyak implementasi lengkap pada
fungsi-fungsi yang ada.
Pada bulan Juni 1996, kernel Linux 2.0 dirilis.
Versi ini memiliki dua kemampuan baru yang penting, yaitu dukungan
terhadap multiple architecture dan multiprocessor
architectures. Kode untuk manajemen memori telah diperbaiki
sehingga kinerja sistem berkas dan memori virtual meningkat.
Untuk pertama kalinya, file system caching dikembangkan ke
networked file systems, juga sudah didukung writable memory
mapped regions. Kernel 2.0 sudah memberikan kinerja TCP/IP yang
lebih baik, ditambah dengan sejumlah protokol jaringan baru.
Kemampuan untuk memakai remote netware dan SMB (Microsoft
LanManager) network volumes juga telah ditambahkan pada versi
terbaru ini. Tambahan lain adalah dukungan internal kernel
threads, penanganan dependencies antara modul-modul loadable,
dan loading otomatis modul berdasarkan permintaan (on demand).
Konfigurasi dinamis dari kernel pada run time telah diperbaiki
melalui konfigurasi interface yang baru dan standar.
Semenjak Desember 2003, telah diluncurkan kernel versi 2.6, yang
dewasa ini (2007) telah mencapai
patch versi 2.6.17.11.
Hal-hal yang berubah dari versi 2.6 ini ialah:
Subsitem M/K yang dipercanggih.
Kernel yang pre-emptif.
Penjadwalan Proses yang dipercanggih.
Threading yang dipercanggih.
Implementasi ALSA (Advanced Linux Sound Architecture)
dalam kernel.
Dukungan sistem berkas seperti:
ext2,
ext3,
reiserfs,
adfs,
amiga ffs,
apple macintosh hfs,
cramfs,
jfs,
iso9660,
minix,
msdos,
bfs,
free vxfs,
os/2 hpfs,
qnx4fs,
romfs,
sysvfs,
udf,
ufs,
vfat,
xfs,
BeOS befs (ro),
ntfs (ro),
efs (ro).